SELAMAT DATANG DI SEMPITAK
BLOGSPOT, TERIMA KASIH. GBU

Kasih Itu

Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.

Minggu, 06 November 2011

Pengurus DAD Sekadau Periode 2011 – 2015 Terbentuk


Susunan pengurus Dewan Adat Dayak (DAT) Kabupaten Sekadau periode 2011 – 2015 di bawah pimpinan Ketua Umum (Ketum) Rupinus, SH, M.Si yang juga Wakil Bupati Sekadau terbentuk, melalui rapat tim formatur yang dilaksanakan di Gedung Kateketik jalan Rawak Sabtu (5/11/2011), akhir pekan kemarin. Rapat tim formatur yang dimulai pukul 16.00 wib atau pukul 4.00 wib (sore) berjalan cukup alot. Rapat tim formatur yang dibuat seperti meja bundar itu dipimpin langsung oleh ketua umum, Rupinus.

Untuk dikethui terbentuknya pengurus DAD Kabupaten Sekadau yang baru ini merupakan hasil Musyawarah Adat Dayak Luar Biasa (MusdadLub) yang dilaksanakan pada 7-8 Oktober 2011 lalu. Musdadlub dilaksanakan karena kepengurusan DAD Sekadau periode 2009-2012 menglami kevakuman. Kevakuman DAD disebabkan karena ketua umum DAD Drs. Hendri Lisar M.Pd pada priode lalu sudah tidak lagi bertugas di kabupaten Sekadau, sehingga semua program yg telah direncanakan tidak dapat terlaksana dengan baik sebagai mana harapan masyarakat dayak secara khusus di Bumi Lawang Kuari.

Adapun susunan pengurus DAD periode 2011 – 2015 yang dibentuk oleh tim formatur yaitu antara lain, Dewan Pimbina dan Kehormatan terdiri dari : Bupati Sekadau, Sekda Sekadau, Pastor Dekenat Sekadau, Pendeta, Ketua DPRD, Thomas Bunsu, Damianus Said, Simon Seman, dan ketua TP. PKK, wakil Ketua TP PKK Sekadau. Dewan Pakar terdiri dari Ignasius Bony, Hipolatus Aso, Losianus, dan Markus Aron Aput

Ketua umum dijabat oleh Rupinus, SH, M.Si sedangkan ketua dijabat oleh Wilbertus Willy mantan anggota DPRD Sekadau daerah pemilihan tiga yakni Belitang Hilir, Belitang dan Belitang Hulu Ketua I Matius Tius Ketua II Paulus MS, ketua III Paulus Lion, Sekretaris Paulus Misi, Radius, bendahara Drs. Sande dan Susana, Biro Politik Albertus Pinus, Paulus Sutami, Biro Hukum adat Aron,SH, Biro Ekonomi kemasyarakatan Rino, Nico Bohot, Andreas Lande, Usaha dana Siti Biro LH dan Pariwisata Agustinus Agus, Silas dan Paulus Yohanes, biro Humas dan Publikasi : Heronimus, Hartono, Kudeng dan Angela Komi.

Dalam sambutannya Ketua Umum DAD Sekadau Rupinus berharap agar semua program DAD kedepan dapat berjalan dengan baik. hal ini diperlukan partisipasi masyarakat dari semua lapisan. “Mari kita jalin kerja sama yang lebih baik lagi, pererat rasa persaudaraan, kuatkan semangat untuk membangun lemba DAD yang kita cintai ini, jika diundang dalam rapat harap datang menyumbangkan pendapat dan pemikiran, jika diikut sertakan dalam berbagai kegiatan harap datang agar antara pengurus DAD dengan semua lapisan masyarakat tetap terjalin komunikasi dan kerjasama, saya yakin dengan demikian lembaga DAD kedepan menjadi lebih baik sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” ajak Rupinus orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini.

Rupinus juga berpesan, kejadian kepengurusan DAD periode yang lalu agar menjadi pelajaran berharga bagi pengurus DAD yang baru saja terpilih ini. “Kita yakin masyarakat pasti kecewa dengan kepengurusan DAD yang lalu, tetapi tidak ada guna kita terus-menerus mengingat hal-hal yang buruk yang terjadi pada kepenguruan DAD yang dulu, yang paling penting bagaimana kita menata DAD Sekadau ini” harapnya.
Baca Selengkapnya.....

Kamis, 20 Oktober 2011

Desa Pantok Juara Satu Lomba Desa Tingkat Kabupaten Sekadau

Sekretaris tim penilai lomba desa tingkat Kabupaten Sekadau, Losianus, S.Pd, M.Si dalam keterangan persnya mengatakan berdasarkan SK Bupati Sekadau nomor 414.4/114/PM, Kesbang dan Pemdes / 2011 menetapkan Desa Pantok Kecamatan Nanga Taman terpilih sebagai juara satu, disusul juara kedua yaitu Desa Tapang Pulau Kecamatan Belitang Hilir sedangkan untuk juara tiga yaitu Desa Seberang Kapuas Kecamatan Sekadau Hilir.
Dilanjutkan Losianus, desa yang memperoleh juara harapan satu yaitu Desa Setuntung Keccamatan Belitang, Desa Cenayan Kecamatan Nanga Mahap memperoleh juara harapan dua, untuk juara harapan tiga diperoleh Desa Kumpang Ilong Kecamatan Belitang Hulu sementara untuk juara harapan empat yaitu Desa Sungai Sambang Kecamatan Sekadau Hulu.
Dilanjutakan Losianus, desa yang memperoleh juara diberikan hadiah atau uang pembinaan. Untuk juara satu Rp. 5 juta, juara dua Rp. 3,5 juta, juara tiga Rp. 2,5 juta. Sementara untuk juara harapan satu sebesar Rp. 2 juta, juara harapan dua Rp. 1,5 juta, juara harapan tiga Rp. 1 juta dan untuk juara harapan empat sebesar Rp. 1 juta.
Dia mengintatkan bagi desa yang terpilih sebagai juara dapat mempersiapkan secara matang untuk mengikuti lomba desa tingkat provinsi yang akan dilaksanakan juni 2011.
Dikatakan Plt. Kaban Kesbang dan Pemdes ini, adapun persiapan yang harus dilakukan oleh desa yang memperoleh juara yaitu data kependudukan, data pendidikan, data kesehatan masyarakat, data ekonomi masyarakat, kondisi keamanan dan ketertiban, tingkat partisipasi masyarakat, pemberdayaan kesehatan keluarga dan lembaga swadaya masyarakat.
“Lomba desa tingkat kabupaten sekadau ini mengacu pada peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun 2007 tentang penyelenggaraan perlombaan desa dan kelurahan,” jelas mantan mantan kabid dikdas Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Sekadau ini.
Wakil bupati Sekadau Rupinus mengatakan untuk menilai keberhasilan pembangunan desa perlu dilakukan perlombaan desa secara terarah, terkoordinasi terpadu dan berkelanjutan. Selain itu lanjut orang nomor dua di Bumi Lawang Kuari ini, lomba desa yang dilakukan oleh pemerintah yaitu dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan keberhasilan pembangunan desa untuk memperkuat kelembagaan, peningkatan motivasi dan swadaya gotong royongmasyarakat desa.
Lebih jauh dikatakan mantan Camat Nanga Mahap ini, bagi desa-desa yang berhasil menjadi juara tentu saja dapat memotivasi supaya lebih baik. “Jangan hanya berbenah pada waktu mau lomba saja, tapi hasil yang sudah dicapai supaya ditingkatkan lagi. Jangan hanya puas dengan hasil yang diperoleh,” pesan wabub yang dikenal ramah oleh masyarakat ini.
Baca Selengkapnya.....

Senin, 18 April 2011

SK CPNS Sekadau Formasi 2010 Diserahkan 26 April 2011

Pembekalan dan Penyerahan SK CPNS Kabupaten Sekadau Formasi Tahun Anggaran 2010, Akan Dilaksanakan Pada Tanggal 26 April 2011, Pukul 09.00 di Ruang Serba Guna Kantor Bupati Sekadau. Berpakaian Bebas Rapi Tidak Diperkenankan Menggunakan Kaos Oblong. Baca Selengkapnya.....

Senin, 21 Maret 2011

Sekda Sekadau Definitif Akan Dilantik Besok

Bagus Kosminto
Borneo Tribune, Seakdau
Setelah lama dinanti masyarakat, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau dikabarkan akan dilantik pada Selasa (22/3) pagi, oleh Gubernur Kalbar, Cornelis. Kabar itu dihembuskan Kepala Humas dan Protokoler Kabupaten Sekadau, Anwar, Minggu (20/3).“Rencananya kalau tidak ada halagan, Pak Sekda akan dilantik Pak Gubernur hari selasa. Tapi orangnya masih rahasia,” terang Anwar.

Sejauh ini Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sekadau dipercayakan kepada Yohanes Jhon. Sementara itu, terdapat 3 calon Sekda Kabupaten Sekadau, yakni Muhammad Isa, Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Sekadau, Yohanes Jhon, Plt Sekda Kabupaten Sekadau dan Adrianto, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sekadau.

Ketiga calon Sekda ini telah diajukan Pemerintah Kabupaten Sekadau ke Pemerintah Provinsi Kalbar. Proses selanjutnya dilakukan seleksi kembali oleh tim Baperjakat dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) di Jakarta.
Baca Selengkapnya.....

Bupati dan Wakil Bupati Sekadau Imlek ke Wabub Kalbar


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Bupati Sekadau Simon Petrus dan wakil bupati Sekadau Rupinus serta Plt. Sekda Kabupaten Sekadau Yohanes Jhon, Jumat (4/2), pekan lalu, menyempatkan diri untuk menghadiri acara open house imlek Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya di Pontianak. Bupati dan wakil bupati serta Plt. Sekda Sekadau pada kesempatan tersebut didampingi istrinya masing-masing. Bupati juga pada kesempatan yang baik tersebut didampingi para Kepala Dinas, Badan Kantor, Kepala Bagian, Kepala Bidang dan Camat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau.

Seperti yang disebutkan Kasubag Humas Pemkab Sekadau Anwar, Rombongan Bupati yang ikut dalam kunjungan silahturahmi di rumah dinas Wagub Kalbar itu diperkirakan berjumlah 30 orang bahkan. Rombongan bupati menurut Anwar disambut oleh Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya dan istri di ruang tamu utama

Seketika suasana keakraban pun tercipta. Bupati Simon dan Wagub Kalbar saling bersalaman seraya mengucapkan selamat Hari Raya Tahun Baru Imlek 2562 kepada Wagub. Demikian juga dengan wakil bupati Rupinus, Plt Sekda para kepala dinas kantor dan badan serta camat di lingkungan pemerintah kabupaten Sekadau.
Baca Selengkapnya.....

Dewan Minta Perusahaan Sawit di Belitang Bertanggung Jawab Kerusakan jalan


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau daerah Pemilihan tiga yakni Belitang, Belitang Hilir dan Belitang Hulu, Yepray meminta perusahaan yang bekerja di wilayah tiga belitang supaya bertanggung jawab atas kerusakan jalan kabupaten di tiga daerah belitang tersebut. Menurut Yepray perusahaan kelapa sawit sebagai penyebab utama rusaknya jalan kabupaten di wilayah belitang tersebut. Muatan sawit dengan tonase tinggi yakni di atas rata-rata 10 ton menyebabkan ambruknya jalan kabupaten di daerah belitang yang baru-baru ini di aspal oleh Pemerintah Kabupaten Sekadau terutama yang terdapat di daerah Kecamatan Belitang menuju Sei Ayak.

Sementara kapasitas jalan kabupaten yang telah diaspal oleh pemkab sekadau itu, lanjut dia berkisar antara 6 sampai 7 ton. “Kita minta perusahaan yang bekerja di daerah belitang terutama PT. LG supaya bertanggung jawab atas kerusakan jalan kabupaten di daerah tiga belitang. Mobilitas angkutan kelapa sawit yang melebihi kapasitas itulah yang membuat jalan di Belitang sekarang ini cepat rusak,” paparnya.

Terlebih dengan cuaca penghujan seperti yang terjadi akhir-akhir ini, lanjut Yepray membuat jalan semakin hancur. Kubangan dan lumpur seakan tidak terlepas dari badan jalan kabupaten itu. Menurut dia, kubangan serta lumpur yang cukup dalam itu juga mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Menurut Yeprai jika jalan kabupaten di wilayah tiga belitang tersebut tidak segera diperbaiki oleh pihak perusahaan maka dipastikan ekonomi di wilayah tiga belitang itu akan lumpuh, karena sudah tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat. “kendaraan roda dua saja sulit, apalagi kendaraan roda empat,” pungkasnya.

Peranan camat sebagai kepala wilayah setempat juga harus proaktif, terhadap kondisi jalan yang kian semakin parah. Sebelumnya anggota dewan asal dapil tiga juga, Herculanus juga mengatakan pihak perusahaan jangan cuci tangan. Pihak perusahaan harus bertanggung jawab. “Jangan hanya mau untung saja, tolong masyarakat juga diperhatikan,” ujarnya.
Baca Selengkapnya.....

Makna Hut Pemprov Kalbar Ke – 54 Sudah Bisa Menunjukan Capaian Pembangunan Kepada Masyarakat


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau
Menyikapi makna peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Barat Ke - 54 tahun 2011 yang baru saja berlangsung sepekan yang lalu, Bupati Sekadau Simon Petrus mengatakan dari pendekatan kesejahteraan, paling tidak pemda harus sudah bisa menunjukan kepada masyarakat capaian pembangunan daerah yang sudah tidak tergantungan lagi kepada pemerintah pusat seperti pelayanan PDAM, produktifitas beras, daging serta kebutuhan ikan dan sayur mayor. Kecuali masalah Sumber Daya Manusia (SDM) dan infra struktur seperti jalan/jembatan, penerangan (listrik, red) disebutkan masih bergantung kepada pemerintah pusat sementara isolasi daerah di kalimantan barat termasuk daerah perbatasan baru dilaksanakan secara bertahap seperti pembangunan jalan trans kalimantan dan pembangunan jalan pada jalur perbatasan Malaysia.

Lebih jauh dikatakan Bupati Simon kehadiran pihak ketiga yang telah menanamkan investasinya dibidang perkebunan sawit dirasakan sudah membantu membuka isolasi kecamatan, desa dan dusun dengan pembangunan jalan yang mencapai ribuan kilo meter.

Menurut orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini, kini waktunya bagi kalimantan barat mengevaluasi regulasi tentang perbatasan, pembangunan industri hilir cpo, pemb transportasi kereta api sebagai alternatip transportasi roda empat, program pengerokan sungai kapuas sebagai sarana angkutan alam bagi masyarakat di lima kabupaten secara khusus yang berada di wilayah timur kalimantan barat.
Baca Selengkapnya.....

Alasan Pindah PNS Harus Tepat dan Sesuai Aturan

Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau
Kepala Kantor Kepegawaian Daerah (KKD) Kabupaten Sekadau Agustinus mengatakan alasan pindah tempat Pegawai Negri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintah kabupaten Sekadau baik itu antar kecamatan maupun antar kabupaten harus memiliki alasan yang tepat dan masuk “Perpindahan PNS harus memilki alasan yang tepat, karena manyangkut daerah yang ditinggalkannya, maka dari itu perlu alasan yang tepat,” Kata Drs Agutinus ketika ditemui diruang kerjanya Jumat (28/1), keamrin.

Dijelaskan dia, perpindahan PNS dari Kabupaten Sekadau, tetap mengacu pada peraturan kepegawaian. Karena menurut dia permohonan pindah seorang PNS antar kabupaten dalam peraturan kepegawaian sudah mengabdi meinimal salama 10 tahun, sedangkan untuk kecamatan dalam satu kabupaten minimal pengabdiannya 5 tahun.

“Ada hal-hal tertentu dan secara khusus jika tenaga pegawai tersebut memang dibutuhkan bisa saja dalam 1 tahun udah bisa pindah,” ujarnya. Lebih jauh dikatakan Agus persoalan perpindahan PNS ini cukup dilematis. Karena jika permintaan pindah yang bersangkutan tidak di penuhi, dampaknya terhadap kinerja. Misalnya jarang masuk kerja,” ungkapnya.

Ketika ditanya alasan apa yang mendasari PNS ini suka minta pindah, Agus menyebutkan sebagian besar mengajukan pindah dengan alasan mengikuti suami atau istri, orang tua sakit, kondisi badan tidak enak dan lingkungan tidak sesuai. “Alasan ini yang paling banyak,” uingkapnya.

Sementara itu anggota DPR Kabupaten Sekadau Albertus Pinus dengan tegas mengatakan tidak ada alasan bagi PNS yang belum memenuhi sayarat mengajukan pindah. Profesi sebagai PNS harus ditekuni oleh PNS, karena pada saat melamar PNS sudah membuat pernyataan siap ditempatkan di mana saja dan siap melaksanakan tugas.

“Jadi tidak ada alasan karena jauh dengan suami, jauh dengan istri. Itu resiko. Kalau tahu jauh dengan suami atau istri mengapa dulu daftar PNS di Sekadau. Jangan pula daftar PNS di Sekadau mau nipnya saja,” tegas Pinus.
Baca Selengkapnya.....

Perusahaan Sawit Banyak Hancurkan jalan Nasional dan Kabupaten


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Keberadaan perusahaan kelapa sawit khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Sekadau kerab menimbulkan banyak masalah dalam lingkungan masyarakat, misalnya pembagian pola, masalah rekrut tenaga kerja, masalah pemutusan hubungan kerja, masalah luas atau batas lahan serta masalah kerusakan lingkungan. Disatu sisi kehadiran perusahaan sawit juga memberikan dampak positif terutama terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Kehadiran perusahaan sawit juga disadar atau tidak membuka isolasi daerah pedalaman.

Tetapi yang ingin disoroti oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau Herculanus T ialah kepedulian dan rasa tanggung jawab pihak perusahaan kepada masyarakat sebagai penguasa dan kepada pemerintah sebagai aparatur yang memberikan izin tersebut. “Jangan mentang-mentang sudah diberikan izin oleh kepala daerah dalam hal ini bupati, perusahaan mau seenaknya. Kepentingan masyarakat pun diabaikan,” tutur dia.

Menanggapi masalah tersebut, Herculanus dengan tegas mengatakan kepada sejumlah wartawan mobil angkutan tandan sawit yang membuat jalan rusak, pasalnya mobilitas angkutan sawit yang melintasi baik jalan nasional, provinsi maupun kabupaten bisa berlangsung selama 24 jam, dengan muatan yang tidak sedikit, yakni di atas 10 ton sampai 12 ton.

“Pemicu terbesar kerusakan jalan di daerah kita ini adalah akibat angkutan sawit selain itu mobil ekspedisi yang jumlahnya di atas rata-rata 10 ton. Keadaan itu tentu saja tidak seimbang dengan kekuatan jalan nasional atau pun kabupaten/kota.” Tuturnya.

Dia mencontohkan, seperti perusahaan sawit PT LG yang bekerja di wilayahnya daerah pemilihan tiga Belitang Hilir, Belitang dan Belitang Hulu. Menurut dia perusahaan sawit LG yang beroperasi di wilayah belitang sekarang terkesan cuci tangan. Pasalnya jalan SP 2 menuju pabrik KSP di Belitang yang sebelumnya bagus dan setiap dilewati PT LG, namun begitu jalan menuju pabrik itu rusak yang notabenenya rusak karena mereka sendiri, kini mereka berlaih melewati jalan yang bagus melewati ponton sungai ayak yang kondisi jalan bagus untuk dibawa ke Pahauman, Ngabang.

“Saya anggap perusahaan LG ini cuci tangan lepas dari tanggung jawab. Belum saatnya masayarakat marah. Perusahaan seperti menurut saya yang tidak bertanggung jawab. Saya yakin lama kelamaan jalan Kabupaten di Sei Ayak juga akan hancur oleh aktivitas angkutan sawit PT LG. untuk itu saya minta kepada pihak kecamatan di Belitang, supaya menegur perusahaan LG itu. Karena yang menderita nanti juga masyarakat. Perusahaan tidak mau tahu,” ungkapnya.
Baca Selengkapnya.....

Kerusakan Jalan Nasional Sanggau-Sekadau Makin Parah


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau

Kerusakan ruas jalan nsional Sanggau-Sekadau beberapa bulan terakhir ini semakin parah. Hal tersebut diperparah lagi dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa bulan ini. Sebelumnya jalan tersebut memang pernah ditambal sulam oleh pemerintah Provinsi Kalbar, tetapi dalam waktu yang sangat singkat jalan kebanggan masyarakat Kalbar itu kembali rusak, setrusnya penanganan sementara pun nyaris tidak ada. Dengan kata lain kembali merana. Kerusakan ruas jalan Sanggau-Sekadau yang terjadi selama ini tentu saja membuat banyak orang jengkel, gerah, sakit hati, ketika melewati badan jalan yang nyaris tidak ada aspal karena habis terbenam oleh roda kendaraan roda empat yang melebihi kapisitas. Untuk diketahui jarak tempuh perjalanan dari Sanggau-Sekadau sekitar 44 km. Hanya sedikit saja badan jalan yang terlihat mulus berlapiskan aspal. Sebagian besar berbentuk kubangan dan hamparan lumpur.

“Dulu waktu jalan agak bagus, paling 45 menit jarak tempuh kita ke Sanggau, tapi sekarang, 45 me3nit baru sampai di Semuntai, itupun menggunakan motor, kalau menggunakan kendaraan roda empat sekitar dua jam dari Sanggau-Sekadau. Sungguh menyakitkan,” ujar Beni salah seorang warga Sekadau, kemarin.

Hal senada juga diungkapkan Vernando, salah seorang pemilik mobil asal Sekadau, dia juga mengatakan sangat sedih melihat kondisi jalan Sanggau-Sekadau yang semakin memprihatinkan. Menurut dia berpendapat penanganan pemerintah terhadap jalan di wilayah timur dinilai sangat lamban. Pasalnya Jika penanganan dilakukan dengan cepat menurut dia kerusakan tidak terjadi begitu parah seperti yang terlihat sekarang.

Dia mengaku prihatin, dengan kondisi jalan Sanggau-Sekadau yang tak kunjung mulus seperti jalan di wilayah pulau jawa. “Melewati jalan Sanggau-Sekadau membutuhkan perjuangan keras, semua dipertaruhkan,” ujarnya.

Gubernur Kalbar Cornelis ketika memberikan sambutan pada acara man of the year Borneo Tribune beberapa waktu lalu mengatakan ruas jalan Sanggau-Sekadau tahun 2011 ini akan dilakukan perbaikan peningkatan dengan anggaran sebesar Rp 50 milyar.

Sementara itu menurut anggota DPRD Kabupaten Sekadau Paulus Subarno, meskipun jalan tersebut sudah dianggarkan, sebaiknya dilakukan penanganan sementara, pasalnya kerusakan jalan yang terjadi sekrang inia mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kita minta sebelum jalan itu dilakukan tender, sebaiknya ditangani sementara dulu. Hal ini untuk menekan terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan, selain itu untuk mempermudah akses jalan, karena jalan tersebut satu-satunya urat nadi masyarakat Kalbar di wilayah timur ini,” ujarnya.Pantauan dilapangan, beberapa buah mobil truk ekpedisi nampak amblas, kondisi ini tentu saja membuat jalan menjadi macet.
Baca Selengkapnya.....
Template by : Andreas aan kasiangan.blogspot.com