Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau
Ketua panitia imlek dan cap gome Kabupaten Sekadau Ali Rudianto alias Lieyau Cung (61) tahun mengatakan perayaan imlek dan cap gome di Kabupaten Sekadau tahun 2011 kali ini akan dirangkai dengan beragam kegiatan yang berkaitan dengan agama serta budaya yang merupakan tradisi leluhur nenek moyang zaman dulu.
Hal itu dikatakan Ali sapaan akrabnya, ketika di temui sejumlah wartawan di kediamannya di jalan Tamtama Sungai Ringin Selasa (1/2), kemarin. Dikatakan dia perayaan imlek dan cap gome tahun 2011 kali ini juga dipastikan lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya.
Pasalnya lanjut Ali panitia sudah mempersiapkan naga sepanjang 98 meter yang nantinya akan berkeliling di tujuh kecamatan di kabupaten Sekadau. Selain mempersiapkan naga, panitia juga sudah mempersiapkan barongsai, tari-tarian dari berbagai etnis, seperti Dayak, Melayu dan Tionghoa pada acara cap gome yang akan dilaksanakan pada 16 Februari 2011 mendatang.
Dikatakan dia, sejumlah pejabat tinggi di Kabupaten Sekadau akan di libatkan pada acara cap gome tersebut, diantaranya Bupati dan Wakil Bupati Sekadau, muspida, muspika, tokoh masyarakat, pemuda dan tokoh agama yang ada di Kabupaten Sekadau.
Kegiatan ini juga lanjut Ali merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun terutama pada perayaan hari raya imlek. Ketika disinggung soal anggaran yang diperlukan untuk perayaan cap gomeh, Ali mengatakan sedikitnya sekitar Rp 300-an juta bahkan bisa saja lebih. Biaya yang paling besar lanjut Ali yaitu untuk perakan naga yang diprediksi sekitar Rp 100 hingga Rp 200 juta.
Kegiatan cap gomeh yang merupakan puncak perayaan imlek lanjut Ali akan dipusatkan di lapanga E.J Lantu jalan Sanggau-Sekadau. “Pentas kegiatan akan kita buat di lapangan E,J Lantu,” paparnya. Bagaimana dengan acara malam tahun baru imlek, Ali mengatakan akan diisi oleh anak-anak muda yang dipusatkan di depan yayasan Bhakti Luhur.
Pantauan di lapangan, sejumlah rumah pendudukan warga tiong hoa sudah terlihat gantungan lampion berwarna merah, kemudian pohon imlek, juga sudah mulai berdiri tegakdi dalam rumah warga tiong hoa. Ada juga yang sudah mulai bersih rumah. Selain itu pernak pernik imlek juga sudah terlihat ramai di sejumlah toko di kota Sekadau.
Postingan Populer
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Arus mudik Tahun Baru Imlek 2559 di terminal umum Batulayang Pontianak, tampak sepi dan tidak terlihat...
-
Oleh : Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebanyak tiga orang wasit pengurus daerah (Pengda) PSSI Kalbar hari ini bakal terbang ke Kalsel gun...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Setiap usaha ataupun pedagang wajib melengkapi Izin Usaha Perdagangan (SIUP) serta Tanda Daft...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Dinas Pendapatan daerah (Dispenda) Provinsi Kalbar dalam upaya mensosialisasikan Pembayaran Pajak Kend...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Dan kamu semua, rendahkan dirimu seorang terhadap yang lain, sebab Allah menentang orang yang congkak,...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Jumat, 18 Februari 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar