Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Uli Asad dan Dian, atlet Taekwondo Kalbar akhirnya gagal untuk dinobatkan sebagai atlet nasional dalam seleksi yang dilaksanakan di Bandung Jawa Barat baru-baru ini. Demikian diungkapkan Maxi, pelatih Taekwondo Kalbar ketika ditemui di Asrma Haji Pontianak, Senin (18/2) kemarin.
Dikatakan Maxi, Uli kalah di ronde pertama setelah berhadapan dengan Taekwondo asal Kaltim dengan skor 11:8, sedangkan Dian kalah di ronde 3 setelah berhadapan dengan Taekwondo DKI Jakarta dengan skor 8:6.
Maxi menyebutkan kegagalan kedua atlit ini karena ketidak siapan fisik dan stmamina, ditambah lagi latihan TC fisik baru dilakukan dua minggu selama pelatda PON, hal ini jelas akan berpengaruh terhadap kualitas dalam bertanding.
Ia menyadari kedua alit yang dihadapi anak didiknya merupakan atlet yang tangguh, “Kita tahu keduanya merupakan pemain yang sering muncul di permukaan Pelatnas,” ujarnya.
Maxi menjelaskan, kelas yang dipertandingkan dalam seleksi tersebut adalah fin putra putri sampai kelas heavy putra putri.
“Kegagalan ini menjadi pembelaran yang berarti bagi kedua atlet ini untuk dilakukan pembenahan-pembenahan baik yang bersifat fisik maupun mental, apalagi keduanya atlet yang lolos ke PON, dengan persiapan tersebut diharapkan mereka mampu tampil baik di PON mendatang dan bisa mencapai target, apakah itu emas, perak ataupun perunggu,” pungkas Maxi.
Postingan Populer
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Arus mudik Tahun Baru Imlek 2559 di terminal umum Batulayang Pontianak, tampak sepi dan tidak terlihat...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Dan kamu semua, rendahkan dirimu seorang terhadap yang lain, sebab Allah menentang orang yang congkak,...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau 40 orang peserta yang diutus oleh Dewan Adat Dayak Kabupaten (DAD) Sekadau untuk mengikuti Pek...
-
by. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Parodi politik Republik Mimpi yang diperankan oleh Efendy Gozhali dan kawan-kawan merupakan pendidikan...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Ketua tim formatur Pertina Kalbar yang sebelumnya menjabat sebagai ketua umum Pertina, John RB Pangke...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Senin, 18 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar