By. Hartono
Borneo Tribune, Sambas
Demi pelayanan yang sebaik-baiknya kepada publik, Camat Pemangkat, U. Tajudin mencanangkan Sistem Data Informasi (SDI) terpadu yang disusun dalam format buku.
”Ini kita lakukan sebagai bentuk respon kita terhadap arahan Bupati dan Wakil Bupati Sambas untuk dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya termasuk dalam hal penyajian data,” kata Tajudin kemarin.
Data informasi itu nantinya dapat dikonsumsi publik jika berkunjung ke aula Kantor Camat Pemangkat. Di tempat tersebut tersedia berbagai data informasi mengenai Data Kecamatan Pemangkat. Diantaranya mengenai tingkat pencapaian Hasil pertanian, peternakan, Gerakan Sayang Ibu, data per desa, bahkan sampai data dana alokasi Desa.
Untuk urusan penyajian data, diperoleh dengan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait.
Keselarasan dan koordinasi diperlukan dengan pihak tersebut, termasuk kinerjan staf camat yang dengan ikhlas meluangkan waktunya untuk menyajikan data yang baru dikerjakan beberapa bulan terakhir dan Desember lalu telah rampung.
”Kita juga menyajikan data yang berhubungan dengan visi Terpikat, seperti pertumbuhan tingkat pendidikan, kesehatan, maupun sektor Pendapatan seperti Grafik Pajak Bumi dan Bangunan. Selain itu, dapat juga dilihat perkembangan mengenai data-data keagamaan, keluarga miskin, maupun hal lainnya. Semua ini berkat kerjasama semua staf kecamatan maupun kerja keras pihak lain seperti pihak pendidikan maupun kesehatan yang ada dikecamatan pemangkat,” tukas Tajudin.
Bupati Sambas, , Ir. H. Burhanuddin A. Rasyid menyambut baik kinerja Camat Pemangkat tersebut.
Kata Burhanuddin, hal seperti tersebutlah yang diinginkan. Karena kata dia seorang camat adalah bupati diwilayah kekuasaannya.
”Saya berterima kasih dengan usaha camat untuk hal ini. Ini merupakan sumbangsih besar bagi pembangunan Kabupaten Sambas. Karena, kita sangat tahu sekali, betapa pentingnya data bagi perjalanan pembangunan daerah,” ujar Burhanuddin usai mendengarkan pemaparan Camat.
Dia mengharapkan data yang disajikan valid dan dinamis serta dapat dipertahankan. ”Saya juga menunggu terobosan camat-camat lain mengenai penyajian data ini,” pungkas Burhanuddin.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Minggu, 20 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar