By. Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Barat meloloskan tiga atlet pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII yang dijadwalkan berlangsung di Kalimantan Timur, 6-18 Juli 2008 mendatang.
Demikian diungkapkan kepala seksi roda dua pengurus IMI Kalbar merangkap pelatih Partoyodi Zam Hui ketika ditemui ditengah kesibukannya mendampingi sejumlah atletnya di asrma Haji Pontianak, Jumat (18/1) kemarin.
Menurutnya sejak dini IMI Kalbar tengah mempersiapkan atletnya. Hal ini dilakukan agar pada pelaksanaan PON mendatang, dapat meraih hasil yang maksimal.
“Empat atlet yang dinayatakan lolos ke PON tersebut adalah Ariansyah, Rusmandiono, dan Wendra Raspriawanyah,” jelas pria bermata sipit ini.
Dikatakannya ada tiga kelas yang nantinya akan diikuti oleh atletnya di kejuaraan PON mendatang yakni MP. 1 dengan kekuatan mesin 4 tak 110 Tune Up, MP. 2 dengan kekuatan mesin 4 tak 125 Tune Up, dan MP. 5 dengan kekuatan mesin 4 tak 110 standar.
Zam mengatakan, uapaya yang dilakukakn timnya untuk menghadapi PON antara lain satu kali melakukan try out di Kalimantan Selatan, satu kali di Kota Pontianak, empat kali Kejurda Kalbar, satu kali Pronas Yamaha Kapres di Pontianak, dan Pronas U Mile di Pontianak.
“Inilah yang kerap kali kami dilakukan guna mematangkan persiapan yang lebih mantap termasuk persiapan fisik maupun mental,” ujarnya.
Menyinggung tentang target 100 medali emas di PON Kaltim, ia berkeyakinan, Jatim akan mampu mencapai target tersebut, asalkan ada terobosan-terobosan baru yang harus segera dilakukan.
"Tanpa mendahului kehendak Allah, saya yakin target 6 medali emas akan tercapai, tiga perorangan dan tiga untuk beregu, namun demikian kami harus berpikir keras dulu dan perlu terobosan," katanya menegaskan.
Ketika ditanya mengenai siapa lawan yang kuat Zum mengatakan setiap lawan patut diwaspadai di iven ini, selain itu ia menuturkan, semua perserta merupakan calon lawan yang kuat, namun ia tetap optimis timnya bisa meraih hasil maksimal.
“Saya tidak bisa memprediksi siapa calon lawan yang akan dihadapi nanti. Namun saya pikir, semua peserta merupakan calon lawan yang patut diwaspadai,” tukas Zum.□
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Minggu, 20 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar