Oleh : Krisantus
Borneo Tribune, Pontianak
Sarana dan prasarana memang sesuatu yang penting untuk mendukung setiap kinerja, apa pun bentuknya. Tapi, tak selamanya keduanya menjadi kendala untuk menjadi sukses dalam pekerjaan. Seperti yang dialami oleh SMPN 06 Pontianak dan patut dicontohi sekolah lain.
Walau tak memiliki lapangan sepak bola untuk latihan, tapi hal itu tidak menghalangi mereka untuk menjadi yang terbaik dengan memperebutkan Piala Walikota tingkat SMP.
Hal itu berkat kemenangan 2-1 atas SMPN 16 ketika mereka bermain di Lapangan Bola, Padang Bal Kabun Sayok, Kamis (21/2).
“Setiap latihan kami numpang, kadang di GOR Untan dan di lapangan SMPN 3,” kata Pelatih sekaligus Guru Olahraga SMPN 06, Matori di ruang kepala sekolah, Jumat (22/2).
Menurutnya, hari Jumat merupakan jadwal pasti latihan anak-anak dan jika pada hari sabtu ada waktu luang, mereka gunakan untuk.
“Sebenarnya, di belakang SMP ini ada lapangan milik warga cuma sekarang tidak terawat sehingga tak dapat digunakan,” tambahnya.
Sementara, Kepala Sekolah Rahmanita menjelaskan, tidak ada kendala selain lapangan. Seperti bola, kostum dan pelatih.
Untuk mempertahankan juara yang sudah diraih, Kepala sekolah dan guru olahraga mengatakan hal yang sama yaitu mencari pemain-pemain baru yang memiliki talenta memadai terutama kelas 1 dan 2.
“Latihan dan jam terbang mereka akan ditambah,” pungkas keduanya.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Jumat, 29 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar