By. Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Pontianak H Eka Kurniawan, SE, MM saat ditemui di lapangan Voli kota Pontianak Jalan Sanjaya, Jumat (29/2) kemarin mengatakan agar Pengda PBVSI Kalbar dapat menindak tegas pemain yang berasal dari luar Kalbar di Kejurda Bola Voli Junior yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sintang 12 Maret mendatang.
“Kita akan protes keras daerah mana yang menggunakan pemain dari luar kota atau dari luar Kalbar karena ini adalah pembinaan. Jika itu diterapkan tidak ada artinya pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing daerah, tidak artinya pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing pengcab,” papar Eka
Menurutnya tidak ada satupun Pengcab yang boleh nakal dengan menggunakan pemain luar demi memperkuatkan timnya dengan cara membeli pemain, “sebab kalau tujuannya membeli pemain seperti apapun mampu dibeli oleh Pengcab Kota,” pungkasnya
Karena kejuaraan itu lebih mengarah kepada pembinaan maka dengan tegas Wakil Ketua DPRD kota Pontianak ini menyebutkan bahwa tim Kota Pontianak tetap menggunakan pemain daerah atau lokal bukan pemain dari luar seperti Jawa
Eka tidak mau peristiwa pada Porda 2007 lalu kembali terulang. “Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, bahwa semua daerah berani menjamin yang dibawa dari luar akan memperkuat Kalbar tetapi tak satupun pemain yang dibayar mau membela Kalbar pada pra PON kemarin,” tuturnya
Ketika ditanya mengenai persiapan Kota Pontianak, Eka menyebutkan persiapan yang telah dilakukan saat ini sudah mencapai delapan puluh persen dengan, dan latihan yang sedang dijalani pemainnya saat ini telah lolos di tahap akhir yaitu penjagaan stabilitas kondisi pemain bukan mengarah kepada teknik tetapi lebih pada keterampilan dan kondisi.
Persiapan matang ini menurut Eka membuat tim Kota Pontianak siap untuk bertarung dalam kejuaraan tersebut dengan kekuatan tim 50 orang yang terdiri dari pemain pelatih dan official
Persiapan yang matang membuat Eka juga optimis pemainnya bisa raih dengan dasar persiapan yang dilakukan sudah mencapai empat bulan “Tenrunya tidak salah kalau dalam kejuaran tersebut untuk menyapu bersih semua gelar,” pungkasnya
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Rabu, 12 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar