Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) tinju Kadet dan Junior yang akan dilaksanakan tanggal 2-9 Juni 2008 di Sulawesi Utara, Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kalbar, sedikitnya mengutus delapan petinju kadet dan junior untuk ikut duel dalam kegiatan dimaksud.
Hal ini dikatakan pelatih tinju Pertina Kalbar Ir. Sugianto saat ditemui oleh sejumlah wartawan usai memberikan latihan kepada anak asuhnya di Sasana Pertina Kalbar, Senin (26/5), kemarin.
Menurutnya dari delapan petinju yang diutus, empat diantaranya untuk kategori tinju kadet dengan usia 14-16 tahun, empat diantaranya untuk kategori tinju junior dengan usia 16-18 tahun. Empat petinju yang yang berasal dari kategori kadet antara lain Andiwandira (46 kg), Berry (50 kg), Sudy Yusuf (57 kg) dan Juneidi (60 kg). Empat tinju junior lainnya masing-masing Bambang asal petinju Kabupaten Ketapang dan Jammes dari Kanupaten Landak, dua orang lainnya masing-masing dari Kabupaten Kayong Utara
Dijelaskannya, delapan tinju yang akan dikirim di Kejurnas nanti merupakan juara di Kejurda di Mempawah lalu. Keikutsertaan, petinju Junior dan Kadet Kalbar di Kejurnas kali ini dalam rangka untuk meningkatkan kualitas serta prestasi petinju-petinju muda daerah ini. Ke depan, mereka inilah yang diharapkan menjadi penerus pembinaan olahraga jotos di Kalbar.
Lebih lanjut dia mengatakan, kejuaraan tersebut selain untuk menambah jam terbang para petinju, juga diperuntukan untuk seleksi menghadapi olimpiade jangka panjang.
“Kalau untuk peluang, mudah-mudahan mereka bisa bawa medali, sebab kalau kita bisa raih juara, maka ada peluang untuk ditarik di Pelatnas jangka panjang olimpiade yang akan datang,” katanya.
Jika mereka memiliki prestasi terbaik, maka kemungkinan mereka akan di panggil mengikuti pelatnas dalam rangka persiapan jangka panjang untuk Olympiade. Oleh karena itu kita selalu menekankan kepada para petinju untuk dapat berlatih dengan giat,” ungkap Sugianto.
Persiapan sendiri menurutnya, sudah dilakukan dua bulan sebelum kejurnas berlangsung.
Ditanya mengenai target dia tidak bermuluk-muluk. Baginya paling tidak anak asuhnya bisa pulang bawa medali, apakah itu medalai emas, perak maupun perunggu, sembari mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kalbar.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Rabu, 28 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar