Hartono
Borneo Tribune, Pontianak,
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Sutiyoso menyatakan tidak mandirinya olahraga di Indonesia khsusnya Kalbar disebakan karena tidak adanya biaya dari pemerintah. Hal ini dikatakannya saat makan bersama di Lamongan samping Gereja Katedral Santo Yosep Pontianak, Sabtu (7/6).
Untuk mengatasi masalah tersebut menurutnya pengurus harus mampu mencari uang. ”Saya sendiri juga mencari uang, untuk biaya tersebut tidak membutuhkan biaya yang sedikit dan itulah tugas saya sebagai pengurus pusat,” papar Sutiyoso, mantan Gubernur Daerah Khusus Istimewa Jakarta ini.
Dalam hal ini menurut Sutiyoso, Pemerintah diharapakan harus mampu turun tangan untuk mengetahui lebih dalam terhadap persoalan yang terjadi. ”Kalau para pempinan daerah sudah tidak peduli ya susah, apalagi kalau pengurusnya tidak bisa cari duit,” tegasnya.
Lebih lanjut alumni SMA 1 Pontianak itu menyebutkan jelang pesta olahraga dunia Olimpiade yang akan berlangsung di Bejing 8-24 Agustus mendatang, PB PBSI secara intensif telah mempersiapkan atlet-atletnya. “Di kejuaraan tersebut kita menargetkan untuk mempertahankan tradisi emas,” Sitiyoso optimis.
Sutiyoso yang juga calon Prisiden RI tahun 2009-2014, meyebutkan sebagai ketua umum pihaknya memiliki tanggung jawab yang cukup berat apalagi ini sudah dibebankan oleh KONI. ”Induk olahraga menargetkan kepada PBSI untuk kembali memperpanjang tradisi meraih emas,” jelasnya.
“Untuk cabang olahraga bulu tangkis di olimpiade kali ini Indonesia berhasil meloloskan 11 pemain dalam lima nomor yang dipertandingkan di Olimpiade Beijing yakni dari dua tunggal dan ganda putra, satu tunggal dan ganda putri, serta dua ganda campuran,” kata Sutiyoso ramah.
Postingan Populer
-
Oleh : Hanoto Borneo Tribune, Pontianak Panitia penyelenggara Bang Hersan Motor prix Championship 1-2008 benar-benar memperlihatkan kes...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Rapat pengurus PTMSI terkait kasus pemecatan Noval Pesulima sebagai pelatih tenis meja, yang dilakukan...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Pengurus Cabang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Pengcab PSSI) Kabupaten Kubu Raya mengaku siap...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Pertandingan hari ketiga pada kejuaraan IBV-PM IX Fakultas Teknik Untan kemarin masih terlihat semarak...
-
Oleh : Hartono Borneo Tribune, Pontianak Setelah berakhirnya waktu yang digunakan tim formatur Pertina Kalbar untuk menentukan kandidat...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Rabu, 18 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar