Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
NEGARA tetangga Sarawak Malaysia, dipastikan akan mengutus sedikitnya dua orang peserta untuk mengikuti Kejuaraan Olahraga Sumpit Terbuka Se-Kalbar, yang akan dilaksanakan di Rumag Betang Adat Dayak Kalbar tanggal 21-22 Juni 2008. Selaian itu peserta dari Brunei juga berencana ingin mengutus para pendidinya.
Kepastian ini disampaikan oleh Ketua Umum Paguyuban Seni Budaya Dayak dan Olahraga Tradisional (Ipuh Damak) Kalbar, Stephanus Paiman, OFM Cap, saat ditemui di ruang kerja Sabtu (7/5), kemarin.
Steph menegaskan bahwa kegiatan tersebut terbuka untuk siapa saja yang mau mengikutinya tanpa ada pengelompokkan, termasuk TNI POLRI, Mahasiswa, Pelajar dan Sanggar yang ada di Kota Pontianak. Dia menyebutkan peserta yang ikut dalam kejuaraan itu akan dibatasi berdasarkan kelompok.
“Untuk umum termasuk TNI/Polri, mahasiswa dan sanggar pesertanya dalam satu instansi hanya boleh mengutuskan empat orang saja dua putra dan dua putri, sementara kelompok pelajar hanya diambil dari tingkat SMA. Masing-masing sekolah hanya boleh mengutuskan enam orang, tiga untuk laki-laki, dan tiga untuk wanita,” ujarnya.
Kejuaraan ini dilakukan menurut Step yang juga mantan Pembina Asrama Nyarumkap adalah untuk melestarikan dan memasyarakatkan olahraga Sumpit ditengah zaman yang serba modern agar tetap terlestari.
Panitia, kata dia, segera akan mengundang para atlet di kabupaten/kota baik melalui pengurus maupun pemerintah kabupaten/kota. Meskipun demikian, peserta tidak dibatasi yang dikirim oleh pemerintah atau pengurus setempat, bisa juga perorangan. ”Kita mengimbau kepada pengurus di kabupaten/kota serta pemerintah setempat untuk menyiapkan dan mengirimkan atletnya,” tegas Saudara Kapusin ini.
Hal senada dikatakan oleh ketua umum Persatuan Olahraga Sumpit Kalimantan Barat (POSKB), Anna Budi Andjioe. Disebutkannya jika ada calon peserta yang berminat dapat melakukan pendaftaran di sekretariat panitia di Jalan Purnama, Gg. Purnama 9, No 1B atau di Perumnas 2, Jl. Padjajaran 3, No 84. Serta dapat pula mendaftar melalui handphone ke nomor 081649021195 milik Anna Budi Andjioe dan ke nomor 081352619141 milik Ellysius Aidy, sekretaris POSKB.
”Harapan kita sumpit dikenal secara luas, bukan hanya milik masyarakat Dayak saja. Nantinya pertandingan ini menjadi tingkat nasional bahkan internasional,” tutur Anna.
Postingan Populer
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Rapat pengurus PTMSI terkait kasus pemecatan Noval Pesulima sebagai pelatih tenis meja, yang dilakukan...
-
Makmur: Tiga Langkah Awal Yang Mau Saya Benahi Langkah Awal Saya Mau Benahi Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Makmur Pakpahan, pria k...
-
Oleh : Hartono Borneo Tribune, Pontianak Setelah berakhirnya waktu yang digunakan tim formatur Pertina Kalbar untuk menentukan kandidat...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Seorang wasit yang dipercaya sebagai hakim di lapangan dalam pertandingan sepak bola harus bersikap tegas ...
-
Oleh : Hanoto Borneo Tribune, Pontianak Panitia penyelenggara Bang Hersan Motor prix Championship 1-2008 benar-benar memperlihatkan kes...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Rabu, 18 Juni 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar