By. Hartono
Borneo Tribune,. Pontianak
Ditengah kesibukkan menjalani Pelatda PON, Uli Asad. C dan Dian Jartila, hari ini mesti bergegas ke Bandung, Jawa Barat untuk mengikuti seleksi atlet nasional yang seyokyanya dilaksanakan tanggal 1 hingga 2 Februari.
Menurut Maxi, peluang baik ini menjadi salah satu wujud kepercayaan pengurus pusat terhadap pengurus taekwondo Kalbar yang mesti dipupuk, dalam rangka mencari dan menciptakan bibit-bibit atlet taekwondo terbaik. Dan itu tidak hanya di tingkat lokal tetapi mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Maxi yang juga pelatih taekwondo Kalbar yang didampngi Iskandar mengungkapkan tujuan dilakukannya seleksi ini adalah untuk mempersiapkan para atlet dalam mengikuti kejuaraan tingkat nasional bahkan internasional.
“Jika nantinya mereka bisa lolos dalam seleksi ini secara otomatis terdaftar sebagai atlet taekwondo di Pengurus Besar Taekwondo Pusat, dengan demikian mereka sudah berhak mengikuti ivent-ivent nasional,” jelasnya.
Masih menurutnya selesksi yang diselenggarakan selama dua hari ini akan diikuti setidaknya 32 provinsi termasuk Kalbar salah satunya. Selanjutnya ia menambahkan dari seluruh atlet yang mengikuti seleksi adalah mereka yang pada pelaksanaan Pra-PON lalu pernah memperoleh medali emas, perak, maupun perunggu.
Lebih jauh Maxi memaparkan, ada pun kelas yang akan pertandingkan dalam seleksi tersebut adalah fin putra putri sampai kelas heavy putra putri. “Seleksi ini tentu berat, dan atlet yang mengikutinyapun tidak sembarangan, mereka semua punya keahlian baik dari segi fisik maupun mental,” paparnya
Persoalan apakah bisa lolos seleksi atau tidak Maxi sendiri belum bisa memastikan tergantung fisik dan mental atlet itu sendiri. “Seperti yang diketahui setiap atlet yang diikutsertakan masing-masing mempunyai kekuatan yang belum bisa diprediksi,” katanya.
“Pada dasarnya kita optimis dari kedua atlet ini merupakan pilihan yang terbaik dan mampu berjuang demi nama baik Kalbar apapun resikonya kita berusaha bisa menang dan lolos,” katanya seraya meminta doa masyarakat Kalbar untuk kesuksesan mereka.31/1/2008
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Rabu, 30 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar