Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Persatuan tinju amatir (Pertina) Kalbar, diprediksi akan mengalami kehilangan figure pemimpin yang mampu membawa perkembangan Pertina untuk tampil sebagai salah satu cabang olahraga terbaik di Kalbar.
Hal ini dapat dilihat dari hasil rapat kerja daerah (Rakerda) Pertina Kalbar pada 10 Desember lalu, tidak ada satu pun yang berani mencalonkan diri sebagai ketua Pertina Kalbar. Padahal kesempatan ini sangat terbuka lebar bagi setiap pengurus yang berkeinginan menjadi ketua.
Dapat dikatakan bahwa pelaksanaan Rakerda tersebut tidak berhasil. Pasalnya hingga saat ini Pertina Kalbar masih dalam kondisi terkatung-katung layaknya anak ayam kehilangan induk.
Jika hal ini terus berlanjut, yang menjadi ketakutan John RB Pangkey adalah Pertina akan mengalami kehilangan nahkoda atau figur pemimpin. “Bagaimana mungkin Pertina Kalbar bisa maju sementara pemimpinnya belum jelas, sebab pemimpin menjadi salahsatu faktor terpenting dalam semua lini kehidupan termasuk yang paling kecil adalah keluarga,” papar John.
Melihat hasil Rakerda tersebut John RB Pangkey kembali dipercaya sebagai ketua tim formatur dengan harapan dapat membenahi kepengurusan Pertina secara cepat dan cerdas.
Dengan terpilihnya sebagai ketua tim formatur, secara jelas dan tegas John mengatakan dalam waktu satu bulan terhitung sejak 10 Desember hingga 10 Januari kepengurusan Pertina dapat berjalan kembali dengan baik, artinya ada yang siap untuk menjadi ketua Pertina, namun sampai sekarang belum ada yang menyatakan siap sebagai ketua Pertina.
Langlah konkrit yang diambil olehnya adalah memperpanjang waktu selama satu bulan dari 10 Januari hingga 10 Februari.
“Jika hal ini masih juga tidak direspon dengan baik maka masalah ini sepenuhnya akan diserahkan kepada KONI Kalbar, tergantung KONI maunya bagai mana yang jelas kita akan serahkan sepenuhnya kepada mereka,” ungkap John.
Secara pribadi John yang juga merupakan mantan ketua Pertina Kalbar tidak mau hal ini terjadi di tubuh Pertina secara berlarut, “Kita mau cabor ini berkembang dapat mengharumkan nama baik Kalbar seperti yang sudah dilakukan oleh Daud Yordan beserta Damianus Yordan, keduanya secara tidak langsung, selain mengangkat nama pribadinya, juga telah mempromosikan nama Kalbar,” tandas Jhon 6/2/2008
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Kamis, 07 Februari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar