By. Hartono
Borneo Trubune, Pontianak
Badan Pemuda Olahraga dan Pemberdayaan Perempuan (Bapora PP) Kalbar kemarin di Stadion Sultan Syarib Abdurahman menggelar tes kesehatan kepada dua puluh sembilan atlet Pusat Pengembangkan Pelatihan Pelajar (PPLP).
Demikian diungkapkan kepala Bapora PP Kalbar Dra. Utin Kusumawati, M.Si melalui Kasubid olahraga prestasi Drs. Sugeng disela-sela kesibukkanya memberikan penilaian kepada atlet di lintasan SSA (13/3).
Dikatakannya tujuan dilakukan tes tersebut untuk mengetahui kesehatan maupun kesegaran jasmani atlet PPLP. “Tes ini kita lakukan guna mengecek kesehatan selain itu sebagai acuan kepada para pelatih untuk membuat program karena memang walaupun cabangnya sama karena individunya berbeda-beda programnya, juga harus masing-masing berdasarkan hasil tes fisik,” tuturnya.
“Ini menjadi titik tolak bagi pelatih untuk membuat program latihan, dan kegiatan ini Insya Allah akan kita lakukan setiap semester atau enam bulan sekali perkembangan baik tingkat kesegaram jasmani atlet jadi disamping tes kecabangannya,” katanya.
Menurutnya tes kesehatan ini akan dikirim ke Menpora sebagai bahan laporan juga mungkin sebagai bahan evaluasi dari pihak menpora. Ia menambahkan pihak menpora juga akan memberikan semacam saran ke masing-masing daerah untuk mengingat kondisi atletnya “Berdasarkan kondisi itu dia akan bisa untuk menyampaikan atau istilahnya umpan balik atau fit back,” katanya.
Disinggung apakah ada keterkaitan dengan PNS, Sudeng menuturkan tidak ada ada kaitannya kerena ini masih atlet pelajar, “Mungkin nanti kalau berprestasi nanti ada namanya siswa atlet berprestasi ada dari menpora,” katanya.
Disebutkannya peserta yang ikut dalam tes tersebut sebanyak 29 orang, terdiri dari sepuluh orang dari cabang olahraga atletikl, selabjutnya sepuluh orang dari cabang olahraga sepak takraw, menyusul panahan 3 orang dan yang terakhir anggar 6 orang.
Lebih lanjut ia menyebukan atlet PPLP kita rekrut berdasarkan hasil ke kejuaraan juga tes para meter “yang kita rekrut seluruh Kalbar yang sifatnya terbuka, jadi memang ini merupakan atlet-atlet terpilih,” paarnya.
Ia menambahkan atlet PPLP ini juga dipersiapkan unuk menghadap beberapa kejuaraan seperti kejuda, popda untuk mewakili masing-masing kabupatennya masing-masing
“Jadi daerah tidak dirugikan namun lebih diuntungkan karena dipusatkan sehingga ini memang diharapkan jadi aset nasional sebagai pendukung supley atlet nasional,” tukasnya.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Kamis, 27 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar