By. Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
Menghadapi piala Bang Bong tahun 2008 yang tengah berlangsung sekarang, d2 tak tidak memasang target karena awalnya hanya ingin senang-senang, menenangkan diri meluangkan waktu, menyalurkan hobi dan mencari kawan sejati.
Dari lingkungan kecil yang selalu terlihat disekeliling dan ada setiap hari memiki hobi yang sama, serta tujuan dan, keinginan yang sama. Itulah adanya klub yang menamakan dirinya d2 yang dimanager oleh Didit Dirmansyah.
Ia mengisahkan membentuk satu tim futsal yang berlatih tiap minggu, namun waktu terus berjalan jumlah pemain semakin bertambah, dan tim ini tidak bisa hanya dijadikan ajang untuk sekedar olahraga untuk mencari keringat saja, tetapi harus jadi sesuatu yang solid tangguh dan terlatih dengan membuat management yang jelas. Dalam arti kata tidak asal-asalan yang hanya sekedar wacana diawal cerita.
Dengan singkatnya Didit bercerita sedikit mengenai kronologis terbentuknya tim yang dinamakan d2. Nama d2 yang dijadikan kekuatan untuk tim, secara resmi terbentuk pada tanggal 2 Februari Tahun 2002, “Mungkin angka dua akan jadi angka keramat tapi bukan bearti akan menjadi tim nomor dua, karena kami memegang dua prinsip dasar yaitu kebersamaan dan kekeluargaan.
Prinsip inilah yang menghantarkan tim ini pada satu tujuan yaitu keberhasilan. Untuk kedepan diharapkan tim ini bisa memperoleh hasil yang gemilang dengan prinsip kemenangan dengan sportivitas yang tinggi “Dengan manajeman kebersamaan dan kekeluargaan akan membuahkan suatu keberhasilan,” tukasnya.
“Kebersamaan ajarkan kita untuk jujur, saling tenggang rasa, saling memiliki dan mensyukuri apa yang kita miliki ataum kita dapatkan, kekeluargaan ajarkan kita saling menyayangi satu sama lain dan tak menjadi junawa karena dalam keluarga kita adalah satu yaitu keluarga besar d2,” katanya lagi.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Kamis, 27 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar