By. Hartono
Borneo Tribune, Pontianak
"Seharusnya kepengurusan Persipon jangan asal tunjuk karena kita punya Pengcab PSSI Kota Pontianak," kata pengamat sepak bola, Abdul Azis saat ditemui di lingkungan Stadion SSA Pontianak waktu lalu.
Disebutkannya Walikota Pontianak, dr.H. Buchary Abdurrahcman, Sp.KK selaku ketua Penngcan PSSI Kota Pontianak seharusnya lebih selektif dalam menentukan kepengurusan tim sepak bola Persipon Pontianak yang dirasakan sudah sangat kacau.
Ia mengaku bahwa dirinya salah seorang yang membawa Persipon Pontianak bangkit hingga masuk ke Divisi I pada tahun 2004 yang lalu, sejak terpuruk ke Divisi III tahun 1984-2004. Padahal, pada tahun 1984, Persipon Pontianak sudah masuk ke Divisi I.
"Kepada Manager Persipon, agar dana yang telah diperjuangkan pihak eksekutif dan legislatif untuk Persipon Pontianak jangan sampai dihambur-hamburkan," pintanya.
sebaiknya dana tersebut harus betul-betul digunakan untuk kemajuan sepak bola di Kota Pontianak mengingat dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Kota Pontianak senilai Rp3,5 miliar cukup untuk masuk ke Divisi Utama pada tahun 2008 ini.
Hal senada juga dikatakan Ketua Persatuan Anak Mude Pontianak Kalbar (Pampar), Sarmili. Dirinya meminta kepada Walikota Pontianak agar kepengurusan Persipon Pontianak jangan asal tunjuk.
Postingan Populer
-
Potret Kampung Elok Sempitak Desa Tebuah Elok Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Kampung Elok Sempitak adalah salah satu dusun yg terda...
-
By. Hartono Setelah 32 Tahun Menanti IMB keluar, akhirnya kesabaran dan doa umat Katolik Paroki keluarga Kudus Kota Baru terjawab. Mereka ke...
-
Hartono Borneo Tribune, Pontianak Sebelum melanjutkan pertandingan di putaran kedua lanjutan Divisi I Liga Indonesia (Ligina), Persipon Pont...
-
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si melakukan panen padi raya kelompok tani pangkin permai di desa mungguk Kecamatan Sekadau Hilir, Kamis, 3...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kalau anda melewati jalan raya Sanggau-Sekadau, tepatnya di pintu gerbang tapal batas antara k...
Kota Penelusuran
Media Kalbar
Kopi Tono Sekadau
Maria Christine Fransiska
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Selasa, 27 Mei 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kopi Tono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar