TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

Kasih Itu

Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.

Rabu, 07 Mei 2008

Firdaus : Masalah Selesai, Pengurus Tetap Solit


By. Hartono
Borne Tribune, Pontianak

TERKAIT dengan pengunduran diri Uti Alamul Imam, sebagai pengurus Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kalbar sebagaimana yang diberitakan beberapa media massa kemarin, itu dianggap sudah selesai dan tidak ada masalah. Pasalnya sudah ada surat resmi pengunduran diri dari yang bersangkutan kepada pengurus PTMSI.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PTMSI Kalbar, Firdaus Zar’in saat konferensi pers dengan beberapa wartawan di Rumah Sakit Santo Antonius, Selasa (6/5), kemarin.
“Sebab saya melihat kepengurusan kita di PTMSI ini masih tetap solit, buktinya sampai sekarang program yang kita buat masih tetap berjalan. Bahkan konsilidasi kita kemarin di Kubu Raya juga sudah selesai, yang belum hanya Kabupaten Kayong Utara dan Sekadau,” ungkap Firdaus didampingi dengan beberapa pengurus, manager, pelatih dan atlet.
Seperti yang disebutkan oleh Uti Alamul Imam, bahwa pengunduran diri Ema sebagai pengurus PTMI Kalbar, karena ada keterkaitan dengan pemberhentian Henmadi itu menurut Firdaus tidak benar, sebab setelah dirinya melakukan konfirmasi dengan Ema, dia sendiri tidak pernah membuat statemen seperti yand disampaikan oleh Uti.
“Pengunduran saudari Ema bukan karena Henmadi diberhentikan, tetapi karena beliau menjadi pengurus di Pengprov namun berdomisili di Singkawang, dan kita sudah konfirmasi kepada saudari Ema, ternyata saudari Ema tidak pernah membuat statement seperti itu,” papar Firdaus yang juga ketua Komisi D DPRD Kota Potianak ini.
Dia menegaskan, bahwa pengunduran diri Ema sebagai pengurus PTMSI bukan karena Henmadi diberhentikan sebagai atlet, tetapi karena lokasi tempat tinggal yang dinilai jauh dengan wilayah di mana dia menjadi pengurus di Pengprov sementara dia tinggal di Singkawang.
Kemudian Firdaus juga pernah berkonfirmasi dengan pengurus yang ada di Pengcab Ketapang, Mempawah dan Kubu Raya, mereka juga pada dasarnya kecewa terhadap statemen Uti yang mengatakan bahwa atlet dan pengurus di kabupaten merasa kecewa dengan keputusan pengurus atas peberhentian Henmadi, dan itu menurut Firdsaus setelah dirinya konfirnasi ternyata tidak pernah dilontarkan oleh pengurus maupun atlet.
Selanjutnya Firdaus juga ingin mengkalrifikasi atas pernyataan Uti yang mengatakan bahwa pemberhentian Henmadi merupakan keputusan ketua umum sebenarnya keliru, karena itu merupakan hasil keputusan Pengurus Pengprov yang dilaksanakan tanggal 17-18 April lalu, berdasarkan laporan klarifikasi dari atlet, pelatih dan pengurus. “Itu kita ambil dari keputusan pengurus bukan ketua umum,” kata Firdaus lagi.

Tidak ada komentar:

Template by : Andreas aan kasiangan.blogspot.com