TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

Kasih Itu

Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.

Minggu, 16 Mei 2010

Panwaslukada Sekadau Baru Terima Dua Laporan


Hermanus Hartono
Borneo Tribune, Sekadau
Tahapan masa kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sekadau periode 2010-2015 yang dilaksanakan selama kurang lebih 13 hari lalu, terhitung sejak tanggal 2 Mei hingga tanghal 15 Mei 2010, tidak terasa sudah dilewati. Dan mulai dari tanggal 16 Mei kemarin, hingga tanggal 18 Mei 2010 nanti, adalah tahapan masa tenang.

Selama kurang lebih 13 hari masa kampanye yang dilaksanakan oleh masing-masing pasangan calon bupati dan wakil bupati sekadau waktu lalu, baru ada dua laporan yang masuk ke meja Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) Kabupaten Sekadau.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panwaslukada Sekadau Syansul Muarif disela perisiapannya membuka dan membongkar atribut kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati di Sekretariat Panwaslukada Sekadau Minggu (16/5), kemarin.

Dikatakan Syambul dua laporan yang diterima oleh pihaknya tersebut berupa atribut kampanye seperti spanduk yang isinya menyudutkan salah satu kandidat calon bupati dan wakil bupati. Seperti apa isi kalimat yang dituliskan dalam spanduk kain berwarna putih itu, Syamsul menyebutkan TERBUKTI JALAN RUSAK, LANJUTKAN JALAN BERLUMPUR, GANTI PEMIMPINNYA.

Laporan tersebut ungkap Syamsul disampaikan langsung oleh Ketua Tim Kampanye pasangan SERIUS, Albertus Pinus yang disertai dengan barang bukti berupa spanduk berukuran 3X1 Meter. Menanggapi laporan yang disampaikan ketua tim kampanye SERIUS tersebut, lanjut Syamsul, pihaknya berjanji akan menyelidiki secara tuntas siapa actor dibalik perbuatan yang sengaja menyudutkan salah satu kandidat calon bupati tersebut.

“Kita akan selidiki penulisan spanduk yang sengaja menyudut salah satu kandidat calon bupati itu,” ungkapnya. Terakhir dalam pernyataanya tersebut Syamsul juga meminta kepada seluruh masyarakat Sekadau, jikalau ada menemukan permasalah di lapangan supaya dilaporkan kepada Panwaslukada. Karena tanpa bantuan dan dukungan masyarakat kami tidak bisa berbuat maksimal,” ajaknya.

Tidak ada komentar:

Template by : Andreas aan kasiangan.blogspot.com