Entri Populer
-
Hermanus Hartono Borneo tribune, Sekadau Kabupaten Sekadau mewakili Provinsi Kalimantan Barat mendapat lima besar dalam lomba tari se-...
-
Hermanus Hartono, Borneo Tribune, Sekadau Simon Petrus-Rupinus, pasangan calon bupati dan wakil bupati Sekadau tahun 2010 ditetapkan oleh K...
-
By. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Upaya yang dilakukan oleh Satgas PON dengan pengadaan pembalian sepatu bermerek “Profesional” bagi at...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Gubernur Kalbar Cornelis bertatap muka lanbgsung dengan siswa-siswi SMP yang meraih nilai 10 untuk...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau “Maka aku akan menjawab Ah Tuhan Allah! Sesungguhnya aku tida pandai berbicara sebab aku ini masi...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Kepala Kantor Kepegawaian Daerah (KKD) Kabupaten Sekadau Agustinus mengatakan alasan pindah tempat ...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Pengurus Osisi dan dewan Guru SMP Negeri 1 Sekadau Hilir, Sabtu (24/4), pekan lalu menyelenggaraka...
-
Hermanus Hartono Borneo Tribune, Sekadau Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sekadau daerah Pemilihan tiga yakni Belit...
-
Hartono/Humas Panitia Borneo Tribune, Sekadau Paroki Santo Petrus Rasul Gereja Katolik Monumental yang beralamat di jalan Sintang Km 9 ko...
-
by. Hartono Borneo Tribune, Pontianak Hari ini merupakan angin segar bagi pesilat tangguh yang telah berhasil melumpuhkan lawannya di kejua...
Berita Sekadau hari ini
-
489 Rumah Warga Sekadau Terendam Banjir - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar mencatat 489 rumah warga terendam banjir, bersama 84 hektare kebun karet dan 10 hektare kebun sawit.
-
Kejar MDGs, Jamin Kesehatan - Sektor kesehatan perlu mendapat perhatian khusus dari Pemkab Sekadau, karena Indonesia bertekad mencapai Millennium Development Goals dan jaminan kesehat...
Media Kalbar
Kasih Itu
Sabar, Murah Hati, Tidak Cemburu, Tidak Memegahkan Diri, Tidak Sombong, Tidak Melakukan Yang Tidak Sopan, Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri, Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain, Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu.
Kamis, 17 Maret 2011
Realisasi ADD Tak Boleh Menyimpang
Bupati menilai selama ini program pembangunan di desa kurang berjalan maksimal, karena belum memiliki perencanaan yang matang. Menurutnya, karena para kepala desa tidak berani mengambil resiko. Artinya para kepala desa terlalu banyak menuruti kemauan masyarakat secara adil dan merata.
“Kepala desa terlalu banyak menuruti kemauan masyarakat, tanpa mengikuti perencanaan. Dan itu pula yang membuat program pembangunan desa kurang berjalan secara optimal,” kata Simon Petrus ketika memberi arahan kepada para kepala desa di Aula Kantor Bupati Sekadau, Rabu (16/3).
Tentang Aku
Hartono Lahir di Kampung Elok Sempitak, 1 April 1983. Putra ke-7 dari 8 bersaudara pasangan Martinus Adon dan Sesilia. Menamatkan SD di SDN Nomor 17 Dapan Kecamatan Ledo (Waktu Itu Bengkayang Masih Kabupaten Sambas), Tahun 1996. SMP Negeri 2 Bengkayang Tahun 1999, SMA Santo Bonaventura Sambas Tahun 2002. Menyelesaikan S1 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol), Universitas Tanjungpura Pontianak Kalimantan Barat, pada tahun 2006.
Sekilas Tentang Dayak Bakati
Oleh : Bambang Bider. Sook Sanggau Ledo
Orang Bekati adalah salah satu dari sekian banyak sub suku Dayak yang ada di Kalimantan Barat. Sentra komunitas sub suku Bekati sebagian besar mendiami wilayah utara Kabupaten Sambas, di Kecamatan Pemangkat, Bengkayang, Ledo, Sangau Ledo, dan Seluas.
Dari segi etnolinguistik orang Bekati dapat dibagi dalam tiga aksen atau dialek besar, yaitu orang Bekati yang menggunakan bahasa Bekati Riok, Bekati Sara, dan Bekati Lara. Dari segi populasi penutur bahasa Bekati Lara lebih banyak dibanding yang lain.
Dalam pergaulan dan berinteraksi di wilayah Banoe, mereka saling mengidentifikasi diri ats perbedaan akses masing-masing. Namun dalam berinteraksi dengan masyarakat luas mereka mengidentifikasi diri sebagai orang Bekati saja.
Perbedaan dialek dan akses tidak menjadi suatu hambatan dalam interelasi dan komunitas di antara mereka. Tidak diketahui dengan pasti kapan penggunaan label Bekati ini sebagai penamaan sebuah sub suku untuk ketiga wilayah Banoe tersebut. Analisis secara sepintas kata Bekati berasal dari kata Kati? yang dalam bahasa Indonesia berarti Tidak.
Daftar Blog Saya
-
Konsep Kepemimpinan Suku Dayak Khususnya di Daerah Kalimantan Tengah - Suku Dayak amat taat dan setia kepada pemimpin yang telah mereka akui sendiri. Di lain pihak, untuk mendapatkan pengakuan dari penduduk, seorang pemimpin h...
-
Senjata Suku Dayak - Senjata Khas Utama Suku Dayak Sipet / Sumpitan Merupakan senjata utama suku dayak. Bentuknya bulat dan berdiameter 2-3 cm, panjang 1,5 – 2,5 meter, ditenga...

0 komentar:
Poskan Komentar